Sistem Bilangan Biner (Pengertian, Fungsi dan Penerapan)

Suatu sistem untuk mengkalkulasi yang dinamakan bilangan biner telah digunakan jadi dasar dari nomor dengan basis digital.

Pada artikel ini akan dipahami pengertian bilangan yang cuma mengenali dua buah jenis penomoran yakni bilangan 1 dan bilangan 0 ini.

Di zaman computer ini system barunya dirumuskan ilmuwan G.

Leibniz di tahun 1600 an yang akhirnya menjadi dasar sistem bit.

System dasar dua ini kemudian dikonversikan ke system oktal (basis delapan) dan hexadesimal (basis 10)

A. Pengertiannya

Pengkalkulasian bilangan biner ialah hitungan angka dengan dasar dua.

Penggambaran system dasar dua ini memakai satu pasang simbol yaitu 0, diartikan seperti off atau mati dan 1 yang artinya on atau hidup.

1. Sistem Bita

Penomoran basis dua dalam perkembangannya dikonversi jadi basis delapan yang kemudian melahirkan satuan yang disebut bita.

Bit adalah singkatan dari Binary Digit.

Biner atau dua bilangan kemudian dipakai dalam komputer dan jumlahnya selalu delapan.
Kelompok dari 8 buah bit dinamakan byte atau bahasa Indonesianya bita.

Secara ringkas bisa dituliskan 1 bita terdiri dari delapan bit.

Kode standar Amerika untuk Information Interchange atau yang disingkat ASCII telah merumuskan kode-kode dalam satuan byte.

Dalam sistem pengkodean ini angka 1 maksudnya ialah 2 pangkat 0, Angka 2 adalah 2 pangkat 1, angka 4 adalah 2 pangkat 2 dan seterusnya.

Jadi angka tiga puluh dua adalah dua pangkat 5.

2. Sistem Komunikasi Digital Modern

Bilangan biner pada sistem komunikasi digital zaman modern ini, sejumlah data ditransmisi ke dalam wujud berbagai bentuk bit berbasis dua.

Circle komunikasi itu butuh suatu sistem yang tahan dari kebisingan yang kadang-kadang terjadi di kanal transmisi.

Transmisi data ini penting bisa diterima dengan benar.

Sistem dua sangat membantu dalam hal menghilangkan noise atau kebisingan.

Jika ada kesalahan dalam pengiriman maupun penerimaan data itu bisa menjadi masalah mendasar.

Pada circle oktal biner yang digunakan ada delapan digit angka yang isinya hanya satu dan nol, tidak ada angka lain untuk mencoba menghilangkan kesalahan yang mungkin terjadi.

Jadi jelas system biner ini punya peran besar dalam hal komunikasi.

3. Sistem Bilangan Komputer

Seperti yang sedikit disinggung di atas bilangan biner memang jadi dasar dan sering dipakai untuk menjalankan computer.

System bilangan komputer ini disebut juga system of number yang jadi suatu cara untuk menentukan bagaimana sebuah bilangan.

Selain nol dan satu bisa dituliskan memakai standard symbol yang sudah disepakati.

Kegunaan sistem bilangan di komputer ini pada awalnya adalah wujud konversi guna menyatakan voltage atau tegangan di dalam wujud fisik menjadi data.

Pada waktu terjadi perubahan tegangan yang cocok, maka keluarannya dapat ditebak terlebih dahulu.

System bilangan komputer ini diciptakan guna menjadikan data analogi yang berupa voltage tadi ke bentuk digital yang terdiri dari sinyal 1 dan 0.

B. Fungsi

Secara simpel bisa diterangkan bahwa data numerik bisa disajikan pada kehidupan sehari-hari, memakai sistem angka basis 10 atau desimal.

Tetapi komputer tidak bisa melakukan hal ini.

Computer tidak akan mengenali angka 3 atau 6. Computer bisa bekerja dengan dua angka dasar paling rendah, yaitu nol serta 1 satu yang sudah dikenal dengan bilangan biner tadi.

1. Dipakai Guna Menyimpan Optik

Data transmisi dikonversikan dulu jadi nol atau satu karena sistem computer hanya bisa membaca angka satu (input) serta nol (output).

Fungsi bilangan basis dua ini membuat perhitungan tetap dalam keadaan sederhana.

Komputer memakainya karena sistem dua angka ini sangat sesuai digunakan sebagai komponen penyimpanan secara optic serta magnetic dari computer.

2. Memungkinkan Komunikasi di Jaringan Internet

Bilangan biner dipakai sebagai bahasa komunikasi di jaringan internet dengan cara merubah data jadi basis bilangan basis dua.

Dan mengirimkan atau mentransmisikan data pada sasaran agar terjadi komunikasi.

Biner telah diukur sebagai hidup (on) atau mati (off).

Saklar pengendali sinyal listrik hanya berupa sirkuit yang dipakai sirkuit komputer menandai ‘hidup/aktif’ dan ‘mati’

C. Penerapan

Penerapan system operasi bilangan basis dua ternyata sangat sering dijumpai dalam hidup umat sehari-harinya.

Barang-barang yang memakai sistem bilangan basis dua ini biasanya adalah benda digital.

Siapa yang tidak memakai ponsel atau komputer dewasa sekarang? Ternyata sistem basis dua ini memegang peranan besar.

Simak penjelasan di bawah ini:

1. Kalkulator

Digital calculator yang sudah dikenal cukup lama adalah mesin hitung.

Alat yang membantu menghitung, mulai dari perhitungan simpel seperti menjumlahkan, mengurangkan, mengali dan membagi.

Dan ada kalkulator scientific yang menyajikan perhitungan dengan rumus matematika yang teramat kompleks.

Kerja kalkulator akurat dan dapat memberi jawaban secara cepat terhadap soal perhitungan yang sukar.

Pada kalkulator elektronik ada saklar untuk memutus arus elektron yang teramat kecil.

Saklar ini adalah “otak” yang beroperasi memakai energi aliran elektro.

Ketika pemakai menekan angka lima, system di kalkulator mengenainya sebagai bilangan biner 101.

2. Komputer

Computer memakai perhitungan bilangan biner sebagai prinsip kerja.

Komputer menghitung susunan angka 0 serta 1.

Gambar, suara, warna, suara, angka basis desimal seperti 7,8 dan 9 sebenarnya tidak dikenal komputer.

Komputer hanya mengenalnya sebagai data yang diubah jadi bilangan basis dua.

Jadi seperti calkulator, komputer mengenal angka 3 sebagai 11.

Seluruh proses pengolahan termasuk menghitung, mengubah colour atau gambar dinamakan manipulasi data.
Komputer memakai bilangan basis dua karena mirip dengan logika serta sifat magnet atau aliran elektron yaitu tidak ada arus serta ada arus.

Bila computer memakai sistem desimal, ada sepuluh status saklar yang mungkin.

Ini membutuhkan banyak waktu dan ini tidak perlu.

Oleh sebab itu, guna menghindari kerumitan serta membuat perhitungan jadi lebih sederhana, computer memakai sistem basis dua.

3. Berbagai Perangkat Digital yang Lain

System bilangan biner ini digunakan oleh berbagai macam perangkat digital,contohnya decoder box dari TV digital, wrist watch digital, alarm mobil dan ponsel.

Sama seperti kalkulator digital dan computer nol yang mewakili mati dan satu yang mewakili hidup.

Satu menunjukkan kondisi nyala atau matikan sinyal dari listrik yang diubah jadi eksponen basis 2 memakai bantuan saklar.

Cara kerja juga sama: guna penyimpanan nilai biner saklar diatur ke kondisi hidup atau mati.

Saklar dinyalakan serta dimatikan suatu hardware digital.
Ini adalah hardware atau perangkat keras yang bisa membaca status dari saklar.

Bila ada 8 saklar, system mengalikannya dengan bilangan basis dua, memberi penggunaan lebih dari 250 pengaturan alias permutasi yang tergantung keadaan saklar: hidup ataupun mati.
Demikian tadi pengertian, fungsi dan penerapan Bilangan Biner.

Di era komputer dan internet ini, ternyata bilangan basis dua yang sederhana ini sangat besar peranannya dan bisa mengubah cara kerja dunia.

Hampir semua pekerjaan membutuhkan computer dan internet yang bekerja dengan sistem bilangan basis dua ini.

Tidak diragukan, sangat penting untuk mempelajari sistem biner ini.

Baca Juga Pengertian dan Penjelasan Probabilitas

 

Leave a Comment

Exit mobile version