Pencemaran Tanah: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Dinamakan pencemaran tanah karena terdapat suatu peristiwa masuknya zat atau komponen lain ke dalam suatu areal tanah. Sehingga akan sangat berpengaruh terhadap keseimbangan ekologis pada areal tersebut.

Perlu diketahui bahwa tanah mengandung komponen-komponen seperti air, udara, dan berbagai macam zat mineral bagi tumbuhan. Tak hanya itu, bahan organik pun ada di dalamnya sehingga tanah bisa menunjang kehidupan mikroorganisme dalam tanah.

1. Pengertian Pencemaran Tanah

pencemaran udara
© phys.org

Pencemaran tanah adalah kerusakan dan kontaminasi tanah melalui tindakan langsung dan tidak langsung oleh manusia. (Conservation Institute).

Pengertian pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk ke dalam tanah dan merubah lingkungan tanah alami. (WikiPedia).

Pencemaran tanah adalah deposisi bahan limbah padat atau cair di darat atau bawah tanah yang dapat mencemari tanah dan air tanah, hal tersebut akan mengancam kesehatan masyarakat dan menyebabkan kondisi dan gangguan yang tidak indah dipandang. (Encylopedia Britanica).

Sedangkan yang dimaksud tanah itu sendiri yaitu:

1.1. J.J. Berzelius (1803)

Menurut Berzelius tanah adalah laboratorium kimia tempat proses dekomposisi dan reaksi kimia yang berlangsung secara tersebunyi.

1.2. Justus von Liebig (1840)

Ia mengatakan bahwa teori keseimbangan hara tanaman “theory balancheseheet of plan naturation” yang menganggap tanah sebagai tabung reaksi sehingga bisa diketahui jenis dan jumlah hara tanamannya.

1.3. Friedrich Fallou (1855)

Menurut Feriderich tanah dianggap sebagai hasil pelapukan waktu yang menggerogoti batuan keras yang lambat laun akan mengadakan dekomposisi.

2. Pencemaran Tanah

pencemaran udara
© cnn.com

Pencemaran tanah yang ada di daerah sempit belum menimbulkan dampak yang lebih luas seperti pencemaran yang ada di dalam ekosistem perairan.

Meski begitu, jika pencemaran mencakup kawasan luas maka dampaknya akan memengaruhi dan mengubah keseimbangan ekologis yang ada.

Berikut adalah faktor yang menyebabkan pencemaran tanah:

2.1. Limbah Rumah Tangga

Salah satu limbah rumah tangga yang selalu bertambah yaitu sampah.  Apabila sampah berjumlah besar seperti di kota-kota pastinya sangat mempunyai pengaruh besar dalam masalah pencemaran tanah.

Tanah yang di atasnya terdapat sampah-sampah akan menjadi tempat hidup berbagai bakteri penyebab penyakit. Tak hanya itu hal tersebut juga akan mencemari serta menurunkan kualitas air tanah.

Air tanah yang menurun kualitasnya bisa dilihat dari perubahan fisiknya seperti baunya, warna, dan rasanya, bahkan terkadang terlihat seperti berlapis minyak.

Beberapa sampah seperti plastik, logam, dan karet sulit terurai sehingga berpengaruh terhadap kemampuan tanah dalam menyerap air.

2.2. Limbah Pertanian

Banyak kegiatan pertanian menggunakan pupuk buatan, zat kimia pemberantas hama (pestisida), dan pemberantas tumbuhan pengganggu (herbisida) dapat mencemari tanah.

Penggunaan secara berlebihan menyebabkan tanah menjadi asam dan berpengaruh sekali terhadap produktivitas tanaman. Dampaknya tanaman akan menjadi layu, produksinya berkurang, dan berakhir pada kematian.

Pencemaran tanah oleh pestisida & herbisida terjadi saat dilakukan penyemprotan yang pasti meninggalkan bekas atau sisa-sisa zat tersebut. Sisa-sisa penyemprotan akan turun terbawa oleh air hujan dan mengendap di tanah.

Pestisida & herbisida sifatnya sulit terurai serta mampu bertahan lama pada tanah. Residu dari kedua zat tersebut sangat membahayakan bagi kehidupan organisme tanah.

Seperti residu pestisida DDT (Dikloro Difenil Trikloroetana) mampu membunuh mikroorganisme yang amat penting dalam proses pembusukan, oleh karena itu kesuburan tanah pasti terganggu.

Tanah yang telah tercampur pupuk buatan, pestisida, dan herbisida bisa mencemari sungai sebab zat-zat tersebut terbawa oleh hujan atau erosi.

2.3. Limbah Pertambangan

Aktivitas penambangan bahan galian seperti penambangan emas itu mempunyai pengaruh sangat besar terhadap pencemaran tanah. Polusi tanah terjadi sebab penggunaan merkuri (Hg) ketika poses pemisahan emas dari bijinya.

Seperti yang sudah kita pelajari bahwa merkuri termasuk dalam kategori bahan berbahaya dan beracun yang bisa mematikan, orgasme tanah, tumbuhan, juga mengganggu kesehatan manusia.

2.4. Limbah Nuklir

2.5. Penggundulan Hutan dan Erosi Tanah

2.6. Tempat Pembuangan Sampah

2.7. Kegiatan Konstruksi

3. Indikator Polusi Tanah

pencemaran udara
© theearthproject.com

Indikator fisik yang menunjukkan kualitas tanah antara lain:

  • Warna tanah
  • Kedalaman lapisan atas tanah
  • Kepadatan tanah
  • Porositas
  • Tekstur tanah
  • Endapan pada tanah

Indikator kimia bagi tingkat polusi tanah:

  • pH
  • Salinitis
  • Fosfor nitrogen
  • Logam berat
  • Radioatif
  • Kandungan senyawa kimia organik

Secara biologi cacing tanah merupakan salah satu indikator pada pengukuran tingkat polusi tanah. Cacing tanah mampu meningkatkan kandungan nutrisi tanah sehingga tanah akan subur.

Populasi cacing tanah sangat dipengaruhi oleh kondisi tanah seperti kelembapan, suhu, pH, salinitis, aerasi, dan tekstur pada tanah.

4. Dampak Pencemaran Tanah

pencemaran udara
© bigmangeophysical.com

Pencemaran tanah seyogyanya disikapi dengan penuh perhatian, karena apabila sudah terjadi maka yang rugi kita semua, terlebih lagi para petani yang selalu bergantung pada tanah jika tanamannya ingin tumbuh baik.

Agar lebih hati-hati, di bawah ini akan disajikan betapa bahayanya pencemaran tanah terhadap makhluk hidup.

4.1. Mikroorganisme Mati

Mutasi gen yang disebabkan oleh zat radioaktif menjadikan gen saling bermutasi, sehingga mematikan mikroorganisme dalam tanah.

Mutasi terjadi disebabkan karena kekurangan makanan (tak sedikit dari mereka yang mati kelaparan).

4.2. Diare dan Sakit Perut

Penggunaan air sumur yang tanahnya sudah tercemari akan berakibat pada kualitas air itu sendiri.

Hal ini disebabkan di dalam sumur tersebut mengandung bakteri e-colli yang bisa menjadi penyebab sakit perut dan diare apabila masuk ke dalam tubuh.

4.3. PenyakitAsma

Pencemaran menyebabkan tanah menjadi kering sehingga tanah akan tandus, akibatnya timbul banyak debu dan secara otomatis debu-debu yang ada masuk ke saluran pernapasan terutama bagi orang yang alergi debu.

4.4. Meracuni Serangga

Serangga-serangga yang hidup di atas tumbuhan, sehingga akan menghirup bau busuk dari tanah tersebut.

4.5. Menyebabkan Keracunan

Bagi para vegetarian tentu ini sangat mengganggu, pasalnya konsumsi sehari-harinya terancam punah.

Walaupun ada itu sudah mengandung penyakit yang disebabkan oleh kandungan zat berbahaya tanah. (Menjadikan tanaman beracun juga).

4.6. Menipisnya Cangkang Telur

Apabila DDT pada limbah pertanian mengendap di tanah makan akan menjadikan cangkang telur menipis terutama telur yang dipendam pada tanah tersebut.

Akibatnya yaitu DDT pada limbah pertanian mengganggu kelenjar pada telur dalam mengeluarkan kalsium karbonat. Karena sesungguhnya kalsium ini berfungsi sebagai penguat cangkang telur.

Apabila cangkang kekurangan kalsium karbonat maka akan lebih tipis sekitar 10-12% dibandingkan dengan telur yang memiliki kalsium karbonat tinggi.

4.7. Menimbulkan Kerugian

4.8. Bersifat Karsinogetik

4.9. Gangguan Thyroid

5. Cara Mengatasi Pencemaran Tanah

pencemaran udara
© nrdc.org

Terdapat beberapa cara untuk menanggulangi pencemaran tanah, antara lain:

5.1. Memisahkan Sampah

Pemisahan sampah ini sangat penting untuk diperhatikan, pertama kita mulai dari lingkungan rumah, tetangga, sampai masyarakat umum.

Caranya dengan menyediakan 2 tong sampah yang ditulisi sampah organik dan non-organik. Hal ini ditujukan untuk memudahkan dalam proses pengelolaan sampah.

5.2. Menerapkan Daur Ulang

Mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampah rasanya juga dibutuhkan sehingga akan menjadi prinsip hidup, sehingga sampah-sampah yang ada disekitar kita bisa dimanfaatkan dengan baik.

5.3. Menghindari Pestisida & Zat Kimia

Beralih ke pupuk kompos ini merupakan solusi baik bagi para petani yang kerap menggunakan pestisida. Karena selain menyuburkan tanaman pupuk kompos juga akan meningkatkan kesuburan tanah dalam jangka panajang.

5.4. Pengolahan Limbah yang Baik

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa banyak industri di Indonesia ini tidak memiliki pengolahan limbah yang baik.

Kita ambil contoh Jakarta, coba tengok sungai di sana maka akan terlihat banyak sekali limbah dan bahkan warna airnya menjadi hitam beraroma busuk.

5.5. Menggunakan Plastik Organik

Saat ini sebagian minimarket di Indonesia sudah menerapkan plastik organik, walaupun lebih banyak yang tidak memakai plastik organik.

Saya sendiri kalau beli di warung atau minimarket jarang sekali memakai plastik, karena biasanya saya bawa tempat sendiri untuk wadahnya. Hal semcam ini perlu kamu contoh.

5.6. Pembuangan Limbah Masyarakat

Bagi kamu yang punya orang tua suka membuang limbah bekas cuci piring ataupun detergen tolong diingatkan orang tuanya ya, agar bumi kita kembali normal ngga banyak penyakit.

Dengan membangun kesadaran diri dan menerapkan hal-hal di atas setidaknya kamu berkontribusi terhadap alam agar lebih mudah merecovery.

Baca Artikel Lainnya:

Penyebab Pencemaran Udara dan Cara Mengatasinya
Apa yang Dimaksud Pemanasan Global dan Apa Penyebabnya?

Leave a Comment