Pengertian Reamer dan Fungsinya

Apa itu reamer dan apa saja fungsinya? Reamer adalah suatu proses untuk membuat karburator menjadi lebih lebar agar ada ruang lebih bagi udara saat lewat. Pada bagian pilot dan main jet harus diawasi saat proses …

pengertian dan fungsi reamer

Apa itu reamer dan apa saja fungsinya? Reamer adalah suatu proses untuk membuat karburator menjadi lebih lebar agar ada ruang lebih bagi udara saat lewat. Pada bagian pilot dan main jet harus diawasi saat proses reamer dilakukan pada karburator.

Dua bagian tersebut harus diatur sedemikian rupa agar saat proses reamer berlangsung tidak mengakibatkan dampak pada bagian lainnya. Letak proses reamer akan dilakukan atau terjadi pada karburator tepatnya bagian venturi.

Lebar ruang yang akan ditambahkan pada venturi disesuaikan dengan kebutuhan atau jenis mesin. Reamer akan dilakukan oleh orang yang lebih ahli atau bisa dilakukan di bengkel. Bisa juga dilakukan di bengkel khusus seperti bengkel bubut karena dibutuhkan ketelitian detail.

Harga untuk melakukan proses reamer sekitar Rp100.000 – Rp500.000.

Fungsi-Fungsi Reamer

Orang melakukan reamer pada karburator tentu agar mencapai hal yang diinginkan terkait fungsinya.

Fungsi-fungsi yang menjadikan proses reamer ini dipilih dan dilakukan oleh sebagian orang. Ketahui apa itu reamer dan fungsinya dengan penjelasan setelah ini yaitu :

Memberikan Lubang Tambahan

Satu hal dari apa itu reamer dan fungsinya adalah memberikan lubang tambahan pada karburator. Diameter lubang tambahan memang disesuaikan dengan kebutuhan tapi tetap harus disesuaikan dengan mesinnya.

Tujuan dibuatnya lubang tambahan untuk memberikan akses ruang udara agar masuk ke dalam karburator. Pelubangan dilakukan menggunakan alat bor dimana alatnya memiliki ukuran yang berbeda-beda.

Menambah Ruang Udara

Fungsi utama dilakukannya ramer adalah untuk memberikan tambahan ruang udara. Tujuannya agar udara yang masuk lebih banyak dari sebelum proses reamer dilakukan. Hal ini dikarenakan dibutuhkan lebih banyak udara agar dapat bercampur dengan bahan bakar.

Jumlah udara sebelum dilakukan reamer tidak cukup untuk pengoptimalan kendaraan makanya dibuat lubang agar jumlah udara yang masuk cukup sesuai dengan kebutuhan.

Menambah Aktivitas Dari Bahan Bakar

Di Dalam karburator nantinya udara akan langsung bercampur menjadi satu dengan bahan bakar yang tersimpan. Tentu ini akan menjadikan bahan bakar akan lebih boros dari sebelumnya.

Pemborosan ini tentu akan menjadikan penggunaan bahan bakar lebih banyak daripada yang seharusnya.

Menjadikan Kinerja Lebih Optimal

Kinerja kendaraan akan menjadi lebih optimal dan cepat jika bahan bakar yang digunakan lebih banyak. Kendaraan saat digunakan tentu akan terasa seperti menggunakan kendaraan baru dari pabrik. Itu karena semua bagian pada kendaraan akan bekerja lebih baik daripada sebelumnya.

Menurunkan Biaya

Penurunan biaya menjadi alasan reamer dilakukan sebagai bagian dari cara pengoptimalan kinerja kendaraan. Perlengkapan yang dibutuhkan tidak banyak sehingga harga yang harus dikeluarkan tidak mahal.

Kecuali jika memakai jasa reamer di bengkel tentu harus mengeluarkan biaya yang lebih daripada biaya yang dikeluarkan jika melakukan reamer sendiri.

Bagian-Bagian Alat Reamer

Setelah tahu apa itu reamer dan fungsinya harus tahu juga mengenai apa saja bagian dari reamer.

Bagian reamer akan membantu saat proses reamer sedang dilakukan. Ketahui apa saja bagian dari ramer yaitu :

  • Tangkai dimana tempat untuk tangan mencekam alat reamer.
  • Badan adalah tempat beradanya pisau baik berbentuk lurus maupun spiral.
  • Pengarah adalah bagian yang berguna untuk mengatur besarnya ruang reamer atau bisa dijadikan penghalus hasil lebihan ruang yang belum halus.
  • Kepala bertugas untuk menambahkan ruang dengan melakukan sedikit pemotongan.

Macam-Macam Karburator yang Dapat Di Reamer

Tidak semua jenis karburator bisa di reamer. Biasanya masing-masing merk motor memiliki beberapa macam karburator yang bisa di reamer. Apa saja macam-macam karburator itu?

Simak ulasan berikut:

Karburator Pada Yamaha

Pengguna Yamaha bisa melakukan reamer pada kendaraannya. Umumnya ukuran venturi Yamaha adalah 19mm bisa dilebarkan sampai 22 mm. Keunggulan karburator ini juga bisa diganti jika dirasa tidak cocok dengan kebutuhan.

Karburator Pada Suzuki

Selanjutnya karburator yang dapat di reamer ada pada Suzuki apalagi pada Shogun yang memiliki bagian yang unggul. Biasanya ukuran standar venturi pada kendaraan Suzuki adalah 18mm. Kemudian setelah di reamer dapat dilakukan pelebaran maksimal 3 mm dari ukuran awalnya sama seperti Yamaha.

Karburator Pada Honda

Berbeda dengan Yamaha dan Suzuki, Honda dapat melakukan pelubangan untuk jalur udara selebar 4 mm. Dibandingkan dengan Yamaha dan Suzuki tentu Honda lebih terkenal dapat di reamer lebih lebar sebanyak 1 mm. Ukuran venturi pada motor Honda sebesar 16 mm tapi bisa diperlebar sampai ukuran 20 mm.

Karburator Pada Kawasaki

Honda memang dapat di reamer sampai 4 mm terutama pada Honda Karisma atau Honda Win 100 tapi jika dibandingkan dengan Kawasaki tentu lebih dapat di reamer lagi.

Buktinya kendaraan Kawasaki dapat ditambahkan ruang udara sebanyak 6 mm dari venturi awal 18 mm sehingga besarnya venturi menjadi 24 mm.

Orang boleh memilih melakukan reamer sendiri atau di bengkel hanya saja jika melakukan sendiri harus hati-hati. Pelajari terlebih dahulu tata cara reamer agar saat melakukannya tidak ada kesalahan.

Harus tahu karburator jenis apa di reamer dengan ukuran berapa dan menggunakan alat apa atau bagian mana yang direamer.

Tindakan reamer dilakukan untuk memperbaiki kinerja kendaraan agar menjadi lebih baik dari sebelumnya jangan malah menjadi sumber kerusakan makanya harus teliti dan cermat.

Itulah tadi penjelasan tentang apa itu ramer dan fungsinya beserta penjelasannya lainnya.

Sebelum melakukan reamer ketahui terlebih dahulu bagaimana dampak positif atau negatifnya setelah dilakukan pada kendaraan.

Lakukan pengecekan secara rutin dan berkala mengenai kondisi kendaraan setelah melakukan reamer.

Jaga dan rawat kendaraan dengan baik lalu jika menemui kerusakan harus segera diperbaiki agar tidak memperparah kerusakan yang sudah terjadi pada kendaraan.

Leave a Comment